Kunjungan Mahasiswa Ilmu Ekonomi UNPAR ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Cirebon

Industri kreatif merupakan sektor yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing suatu daerah maupun negara. Berbeda dengan sektor yang mengandalkan sumber daya alam, industri kreatif bertumpu pada kreativitas, inovasi, pengetahuan, dan kemampuan individu dalam menghasilkan nilai tambah.

Ekonomi kreatif adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari pemanfaatan kreativitas, inovasi, pengetahuan, dan budaya sebagai sumber daya ekonomi untuk pertumbuhan kesejahteraan, daerah, dan negara. Dengan mempelajari ekonomi kreatif, seseorang dapat memahami bagaimana ide, budaya, teknologi, dan kreativitas dapat diubah menjadi produk atau jasa yang bernilai ekonomi. Ekonomi kreatif juga merupakan salah satu mata kuliah yang diselenggarakan di program studi Ilmu Ekonomi UNPAR.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi UNPAR melakukan kunjungan ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan di Kota Cirebon pada tanggal 3 Juni 2026 untuk mempelajari ekosistem industri kreatif yang berkembang di daerah tersebut. Kunjungan ini bertujuan untuk memahami berbagai bentuk budaya kreatif yang dimiliki masyarakat Cirebon, upaya pelestarian yang dilakukan oleh pemerintah dan pelaku budaya, serta strategi pengembangan industri kreatif agar tetap berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Kegiatan diawali dengan sesi pertemuan bersama para pekerja dinas yang dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai sektor kreatif di Cirebon. Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai produk budaya dan kreatif khas Cirebon, tantangan yang dihadapi dalam pelestariannya, serta berbagai program yang dilakukan untuk mendukung pelaku industri kreatif lokal. Setelah pemaparan, mahasiswa dan narasumber berdiskusi mengenai peran ekonomi kreatif dalam pembangunan daerah, peluang pengembangan usaha berbasis budaya, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sektor tersebut.

Selanjutnya, mahasiswa mengikuti sesi workshop yang memberikan pengalaman langsung dalam praktik budaya kreatif khas Cirebon. Pada kegiatan ini, para mahasiswa mempelajari teknik melukis topeng yang biasa digunakan dalam pertunjukan tari tradisional, dibimbing oleh Bapak Imam Effendi selaku salah satu anggota Dewan Kerajinan Nasional Daerah Lingkup Bidang Usaha. Para mahasiswa juga menghias kain menggunakan teknik ecoprint dengan memanfaatkan motif alami dari dedaunan dan tumbuhan bersama Ibu Yuli selaku pemiliki usaha Sona Alam Ecoprint. Melalui workshop tersebut, mahasiswa dapat merasakan secara langsung proses penciptaan produk budaya yang memiliki nilai seni, budaya, dan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai potensi ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor yang mampu mendorong pembangunan ekonomi berbasis kearifan lokal.