source: bank_indonesia_bengkulu dan sumatranomics (Instagram)
Padang, 5 November 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR). Tiga dosen dari Ilmu Ekonomi UNPAR berhasil meraih Juara 3 dalam ajang 6th Sumatronomics Annual Conference 2025, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Kota Padang, Sumatra Barat.
Ajang Sumatronomics menjadi forum ilmiah tahunan yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan pembuat kebijakan untuk mendiskusikan isu-isu ekonomi strategis di kawasan Sumatra. Tahun ini, konferensi mengangkat tema “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Sumatera dalam Mendukung Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan.” Acara ini dihadiri oleh para ekonom, perwakilan kantor perwakilan Bank Indonesia se-Sumatera, serta delegasi dari berbagai universitas dan lembaga penelitian di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, tim dosen UNPAR yang terdiri atas Dr. Chandra Utama, S.E., Ivantia Savitri Mokoginta, Ph.D., dan Cornelia Ayu Purwandari M.S.E mempresentasikan hasil riset bertajuk “Beyond Infrastructure and Human Capital: Fiscal-Financial Synergy and Economic Convergence Across Provinces in Sumatra.”
Penelitian ini mengupas peran sinergi antara kebijakan fiskal dan sektor keuangan sebagai kunci percepatan konvergensi ekonomi antar provinsi di Sumatera. Dengan menggunakan pendekatan model konvergensi β dan σ, penelitian menunjukkan bahwa koordinasi kebijakan fiskal dan keuangan daerah mampu mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera bagian utara, tengah, dan selatan.
Lebih jauh, riset ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur fisik dan penguatan kapasitas kelembagaan fiskal-keuangan. “Pembangunan ekonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh faktor infrastruktur dan sumber daya manusia, tetapi juga oleh kualitas koordinasi kebijakan fiskal dan keuangan yang mendukungnya,” jelas Dr. Chandra Utama dalam presentasinya.
Acara puncak Sumatronomics 2025 ditutup dengan sesi penghargaan yang diberikan langsung oleh perwakilan Bank Indonesia dan pemerintah daerah. Tim UNPAR menerima trofi dan piagam penghargaan atas prestasinya, berdiri sejajar dengan perwakilan dari berbagai universitas besar di Indonesia.
Partisipasi dan capaian ini memperkuat posisi Ilmu Ekonomi UNPAR sebagai salah satu institusi akademik yang aktif dalam diskusi pembangunan ekonomi regional. Dengan keberhasilan ini, UNPAR terus berkomitmen melahirkan penelitian-penelitian unggulan yang dapat menjadi rujukan bagi perumusan kebijakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.


